Latihan Pencak Silat di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat

pencak silat

Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara.

Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas.

Pencak silat merupakan potensi seni budaya asli Indonesia yang harus dijaga eksistensinya, tak terkecuali pada lingkungan sekolah seperti adanya kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat.

Dalam latihan pencak silat, kedisiplinan menjadi salah satu hal yang utama karena dalam latihan pencak silat terdapat senam, gerak jurus, olah pernafasan, dan latihan lain yang memerlukan kedisiplinan tinggi bagi seorang siswa untuk dapat menyelesaikan di setiap kenaikan tingkat / jenjang yang sudah ditentukan oleh masing-masing perguruan ataupun organisasi pencak silat.

Kedisiplinan dalam keikutsertaan peserta didik dalam pencak silat tentu saja kedisiplinan dalam latihan pencak silat akan berkorelasi dengan pembiasaan kedisiplinan mereka dalam intrakurikuler sekolah juga.

Tak ketinggalan di ‪#‎PKBM‬ BINA INSAN Kamil Tangsel Banten, telah membuka pendaftaran dan latihan pencak silat bagi siswa Pusat Kegiatan Belajar (PKBM) dan juga untuk masyarakat umum.


pkbmbinainsankamil.sch.id

Lahirnya PKBM di Indonesia

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hadir di Indonesia di tengah-tengah kondisi krisis sosial ekonomi nasional pada tahun 1998. Kehadiran PKBM sebenarnya memiliki latar belakang yang cukup panjang.

Fakta menunjukkan bahwa pendidikan formal dan sistem persekolahan ternyata tidak cukup untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, tingginya tingkat buta aksara bagi orang dewasa, tingginya tingkat pengangguran, tingginya tingkat kemiskinan dan sebagainya.

Di pihak lain, kebijakan pemerintah dalam pembangunan pendidikan sangat menitikberatkan pada pendidikan formal dan sistem persekolahan. Adapun perhatian pada pendidikan non formal masih sangat terbatas. Hal ini dapat dilihat dari alokasi anggaran dan fasilitas maupun berbagai sumberdaya lainnya yang jauh lebih besar dicurahkan bagi pendidikan formal dan sistem persekolahan.

Sesungguhnya pendidikan non formal telah dikenal dalam peradaban manusia jauh sebelum adanya pendidikan formal dan sistem persekolahan. Namun pembinaan pendidikan nasional selama ini masih didominasi oleh pendidikan formal. Pembinaan pendidikan non formal dilakukan oleh pemerintah hanya melalui berbagai pendekatan proyek yang bersifat sementara dan kadangkala tidak berkelanjutan. Cakupannyapun masih sangat terbatas pada beberapa jenis kebutuhan pendidikan yang bersifat nasional. Sementara pendidikan non formal yang diselenggarakan oleh masyarakat masih bertumpu pada jenis-jenis pendidikan yang memiliki nilai komersial sehingga dapat ditarik pembayaran dari masyarakat untuk membiayai kegiatan pendidikan tersebut.

Untuk meningkatkan efektivitas keberhasilan pendidikan non formal telah dilakukan berbagai evaluasi terhadap kiprah pendidikan non formal selama ini. Negara-negara yang tergabung dalam UNESCO menyimpulkan bahwa pembangunan pendidikan non formal haruslah semaksimal mungkin bersifat partisipatif, dilaksanakan oleh masyarakat itu sendiri dan peran pemerintah sebaiknya diposisikan lebih sebagai fasilitator. Hal ini terlihat dari berbagai naskah deklarasi antara lain deklarasi Jomtien, Dakar, dan sebagainya.

Salah satu upaya konkrit untuk mengimplementasikan gagasan tersebut adalah dengan mendorong dan memotivasi terwujudnya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau Community Learning Centre. PKBM bukanlah sepenuhnya merupakan suatu konsep yang baru sama sekali. Sebagai contoh di Jepang PKBM dikenal sejak tahun 1949 dengan nama Kominkan. Kominkan telah turut memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi pembangunan kemajuan masyarakat Jepang. Sampai dengan tahun 2004 diperkirakan ada sekitar 18.000 Kominkan terdapat di seluruh Jepang.

Untuk menggerakkan masyarakat agar terwujud PKBM di Indonesia, Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional merumuskan berbagai kebijakan dan program untuk mengidentifikasi dan memotivasi agar masyarakat dengan kesadarannya sendiri membentuk dan mengelola berbagai kegiatan pembelajaran bagi masyarakat sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing. Gagasan ini mendapatkan sambutan cukup baik oleh masyarakat sehingga pada awal tahun 1998 mulai dikukuhkan keberadaan berbagai PKBM di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Sebagai contoh PKBM ALPA dan PKBM Buana Mekar di Bandung, PKBM RCC Garuda di Yogyakarta, PKBM Gajah Mada di Cirebon, PKBM Pionir di Solo, PKBM Giri Mukti di Balikpapan, PKBM Dahlia di Mataram, dan sebagainya. Sejak itu, PKBM semakin dikenal luas dan mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi dari sisi kuantitas. Pada tahun 2004 sudah terdapat lebih dari 3.000 PKBM di seluruh Indonesia. Pada tahun 2006 terdapat hampir dari 5.000 PKBM di seluruh Indonesia.

sumber: DPP FK-PKBM INDONESIA

Sekolah Kejar Paket A B C PKBM dan Homeshooling

TEMPAT PENDAFTARAN UJIAN PAKET A PAKET B PAKET C BERIJAZAH NEGARA

Tempat pendaftaran ujian Paket A Paket B Paket C berijazah Negara untuk seluruh Indonesia. Ikuti Ujian Persamaan Ujian Kesetaraan berijazah Negara.
Ujian Paket A ( Setara SD ) Ujian Paket B ( Setara SLTP SETARA SMP ) & Ujian Paket C
( SETARA SLTA SETARA SMA SETARA SMU )

 

Ijazah hasil Ujian Persamaan Ujian Kesetaraan Ujian Paket C dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ke PTN – PTS, ke Akademi dan ke Universitas Negeri maupun Swasta, ke Universitas di Luar Negeri. Penyesuaian Golongan PNS, TNI, POLRI, dll.
Dan telah terbukti / terpercaya oleh instansi Pemerintah dan Swasta.


MENERIMA  PESERTA UJIAN PAKET A, B, C

  • BEBAS USIA. USIA PESERTA TIDAK DIBATASI.
  • COCOK UNT. YANG SUDAH BEKERJA/KARYAWAN/PEGAWAI KARENA WAKTUBELAJAR BOLEH DIATUR DI LUAR JADWAL/JADWAL BOLEH DIATUR SENDIRI.
  • MENERIMA SISWA PUTUS SEKOLAH/DROP OUT/DIKELUARKAN DARI SEKOLAH
  • MENERIMA SISWA YANG TIDAK LULUS UJIAN/TIDAK NAIK KELAS.
  • IJAZAH PAKET C BISA UNTUK KULIAH.

KELAS MINGGU.
JAM BELAJAR 10.00 – 14.00.

JUGA MENERIMA PESERTA BERASAL DARI LUAR KOTA DI SELURUH INDONESIA
JUGA MENERIMA PESERTA BERIJAZAH ASAL DAERAH DARI SELURUH INDONESIA.
JUGA MENERIMA PESERTA BERIJAZAH ASAL LUAR NEGERI

PAKET PENDIDIKAN KESETARAAN

Paket A ( Pendidikan setara SD).
Paket B ( Pendidikan setara SMP ).
Paket C ( Pendidikan setara SMA ).

SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

BEBAS USIA. Usia Peserta tidak dibatasi.
PAKET A
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran*) Sudah dapat membaca dan menulis dan berhitung (CALISTUNG).
(*) Peserta boleh dari luar kota di seluruh Indonesia.
PAKET B
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran
(*) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Ijazah SD (Bisa Menyusul).
(*) Ijazah SD boleh berasal dari daerah di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima Ijazah SD berasal dari luar negeri.
(*) Juga menerima peserta dari luar kota di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima peserta dari luar Negeri (Harus WNI).
(*) Juga menerima siswa kelas 3 SMP yang ingin memiliki ijazah paket B.
Prog
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran
(*) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Ijazah SMP (Bisa Menyusul).
(*) Ijazah SMP boleh berasal dari daerah di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima Ijazah SMP berasal dari luar negeri.
(*) Juga menerima peserta dari luar kota di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima peserta dari luar Negeri (Harus WNI).
(*) Juga menerima siswa kelas 3 SMA yang ingin memiliki ijazah paket C.

FASILITAS PENDIDIKAN
Tutorial/Pertemuan tatap muka. setiap hari MINGGU jam 10.00 – 14:00
Jam belajar bimbel  ( SELASA,  JUM’AT  jam 13:30  – 16.00)

UJIAN

Ujian diadakan 1 KALI DALAM SETAHUN ( mengikuti jadwal yang diberikan oleh  Dinas pendidikan kota Tangerang Selatan)


TEMPAT PENDAFTARAN PAKET ABC
Silahkan Hubungi Via HP, Email, atau BBM/WA
Ir. Rhino HP (0812-8468-1972)
Ibu Elis atau

 

PKBM-Tangsel
BINA INSAN KAMIL
Jln Raya Puspitek No.1 Babakan Tangerang Selatan Banten
Hubungi Sekretaria PKBM
Ibu Elis atau Telpon Ibu Yusnidar : 0853-4140-6556
Ir. Rhino HP (0812-8468-1972) 

 

  PETA LOKASI:

 

 

Untuk pendaftaran sekolah paket ABC dan informasi lebih lanjut 
hub sekertariat PKBM Bina Insan Kamil   Tangsel dengan ibu Yusnidar ( 0853-4140-6556)