PKBM BINA INSAN KAMIL MERAIH JUARA DALAM LOMBA PRAKARYA DARI BAHAN DAUR ULANG

 Pada tanggal 10 November 2018, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan melaksanakan perlombaan antar siswa PKBM PAKET C, se-Tangerang Selatan. Banyak mata lomba yang diperlombakan, salah satunya ialah lomba Prakarya dari bahan Daur Ulang. PKBM Bina Insan Kamil, mengutus satu siswa untuk mengikuti mata lomba tersebut, yaitu Saudari Ita Angelina Paket C IPS. Dalam perlombaan tersebut siswa PKBM Bina Insan Kamil, membuat karya “kotak serbaguna” dari bahan botol bekas, dan kepingan VCD yang sudah tidak terpakai lagi, dengan tambahan alat lainnya, sebagai pendukung kreatifitas. Kegiatan Lomba ini, memiliki salah satu tujuan untuk meningkatkan daya kreatifitas siswa dalam segala hal. .::Lebih Lengkapnya …

Simulasi UNBK PKBM Bina Insan Kamil 2017-2018

 Pelaksanaan UBNK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) yang semakin dekat, menjadikan pengelola PKBM BIna Insan Kamil semakin ekstra dalam persiapan menghadapinya. salah satu kegiatan penunjang UNBK ialah proses Simulasi bagi siswa. dengan tujuan para siswa mengetahui dan memahami cara pengerjaan soal ketika UNBK dilaksanakan. Adanya kegiatan tersebut, baik siswa maupun para tutor, berharap pelaksanaan UNBK bagi Peserta didik PKBM Bina Insan Kamil berjalan dengan lancar tidak ada kendala apapun, dan mendapatkan hasil yang maksimal. Mengingat pelaksanaan UNBK tahun ajaran 2017-2018 merupakan pelaksanaan yang pertama bagi PKBM Bina Insan Kamil, tahun-tahun sebelumnya masih mengikuti Proses UNPK. .LFath

Lahirnya PKBM di Indonesia

 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hadir di Indonesia di tengah-tengah kondisi krisis sosial ekonomi nasional pada tahun 1998. Kehadiran PKBM sebenarnya memiliki latar belakang yang cukup panjang. Fakta menunjukkan bahwa pendidikan formal dan sistem persekolahan ternyata tidak cukup untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, tingginya tingkat buta aksara bagi orang dewasa, tingginya tingkat pengangguran, tingginya tingkat kemiskinan dan sebagainya. Di pihak lain, kebijakan pemerintah dalam pembangunan pendidikan sangat menitikberatkan pada pendidikan formal dan sistem persekolahan. Adapun perhatian pada pendidikan non formal masih sangat terbatas. Hal ini dapat dilihat .::Lebih Lengkapnya …