pkbm

Selamat Hari Raya Idul Adha 1440H

Ibadah Haji merupakan salah satu rukun Islam, yang wajib dilaksanakan bagi yang mampu dari sisi materi dan jasmani. Dari segi biaya berangkat Haji sampai persiapan dari sisi kesehatan jasmani.

Dalam momen yang berbahagia ini, bagi umat Islam yang merayakannya di seluruh pelosok penjuru, kami segenap pengelola PKBM Bina Insan Kamil Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H.

idul adha pkbm serpong pamulang tangsel
selamat hari raya idul adha 1440H

Bagi yang berhaji, semoga menjadi haji yang Mabrur diterima segala amal baiknya, dan setelah kepulangan Haji, menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Bagi umat Islam yang berQurban, semoga hewan Qurban-nya menjadi kendaraan yang mengantarkan ke Surga.

pendidikan kesetaraan sekolah paket di tangerang selatan serpong pamulang

Alur Proses Pendaftaran Siswa baru Tahun Ajaran 2019-2020

Saat ini, pihak lembaga Pendidikan Kesetaraan PKBM Bina Insan Kamil sedang mengembangkan program sistem pendaftaran secara online. Segera mungkin sistem ini dapat diaplikasikan pada website PKBM, agar calon peserta didik dari seluruh penjuru negeri dapat mengikuti program pendidikan kesetaraan di lembaga ini secara jarak jauh, terkecuali untuk UNBK, diharapkan hadir ketika pelaksanaan ujian tersebut karena jadwal ujian tersebut dilaksanakan serempak dan mengacu pada POS UNBK.

PKBM Bina Insan Kamil menyediakan 2 metode pendaftaran siswa baru paket A, Paket B, dan Paket C IPA/IPS.

  1. Pendaftaran Online.

Silakan akses ke link berikut untuk pendaftaran secara online (klik disini), untuk panduan Pendaftaran Online (klik disini).

2. Pendaftaran secara Offline (langsung hadir ke sekolah).

  • Silahkan datang ke sekolah kami setiap hari minggu pkl. 09.00-14.00, bertemu dengan staff kami di sekolah.
  • Serahkan langsung kelengkapan dokumen pendaftaran sekaligus pembayaran Administrasi.

Pendaftaran peserta didik baru akan kami tutup, setelah kuota terpenuhi, dan atau Portal DAPODIK (Data Pokok Pendidikan) tidak bisa diakses oleh lembaga (akhir Oktober).

Hari pertama masuk Kelas

Tepatnya tanggal 15 Juli 2018, PKBM Bina Insan Kamil sudah melakukan kegiatan pertama di tahun Ajaran 2018-2019. Seluruh siswa yang sudah mendaftar dan mengembalikan formulir hadir di sekolah dengan semangat baru.

pengenalan pkbm sekolah kesetaraan paket A, paket B, dan paket C PKBM Bina Insan kamil, pamulang, serpong, setu, babakan tangerang selatan
pengenalan PKBM Bina Insan Kamil Setu, Babakan Tangerang selatan

Beberapa kegiatan dilaksanakan pada hari tersebut, di antaranya ialah Perkenalan apa itu PKBM, dan bagaimana status legalitasnya, yang disampaikan oleh kepala PKBM Bina Insan Kamil bapak Udin Alamsyah.

Hari pertama sekolah pkbm bina insan kamil 15 juli 2018
Hari pertama sekolah pkbm bina insan kamil 15 juli 2018

Selain pengenalan PKBM, termasuk juga pengenalan para staff pengelola dan tutor pengajar yang bertugas di PKBM.

bagi calon siswa yang belum mendaftar, silahkan hadir dan daftarkan diri Anda, saudara Anda, sanak Famili, dan tetangga di Rumah. Sampai saat ini Pendaftaran masih dibuka bagi Paket A, Paket B, dan Paket C (IPA dan IPS).

Pusat kegiatan belajar masyarakat sekolah paket a, paket b, paket c IPA dan IPS Pamulang, Serpong, Tangerang Selatan
Pengenalan PKBM Bina Insan Kamil

Silahkan klik disini, untuk download brosur, dan klik disini, untuk download formulir. Untuk Info alur pendaftaran, silahkan klik Link Berikut.

Lahirnya PKBM di Indonesia

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hadir di Indonesia di tengah-tengah kondisi krisis sosial ekonomi nasional pada tahun 1998. Kehadiran PKBM sebenarnya memiliki latar belakang yang cukup panjang.

Fakta menunjukkan bahwa pendidikan formal dan sistem persekolahan ternyata tidak cukup untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, tingginya tingkat buta aksara bagi orang dewasa, tingginya tingkat pengangguran, tingginya tingkat kemiskinan dan sebagainya.

Di pihak lain, kebijakan pemerintah dalam pembangunan pendidikan sangat menitikberatkan pada pendidikan formal dan sistem persekolahan. Adapun perhatian pada pendidikan non formal masih sangat terbatas. Hal ini dapat dilihat dari alokasi anggaran dan fasilitas maupun berbagai sumberdaya lainnya yang jauh lebih besar dicurahkan bagi pendidikan formal dan sistem persekolahan.

Sesungguhnya pendidikan non formal telah dikenal dalam peradaban manusia jauh sebelum adanya pendidikan formal dan sistem persekolahan. Namun pembinaan pendidikan nasional selama ini masih didominasi oleh pendidikan formal. Pembinaan pendidikan non formal dilakukan oleh pemerintah hanya melalui berbagai pendekatan proyek yang bersifat sementara dan kadangkala tidak berkelanjutan. Cakupannyapun masih sangat terbatas pada beberapa jenis kebutuhan pendidikan yang bersifat nasional. Sementara pendidikan non formal yang diselenggarakan oleh masyarakat masih bertumpu pada jenis-jenis pendidikan yang memiliki nilai komersial sehingga dapat ditarik pembayaran dari masyarakat untuk membiayai kegiatan pendidikan tersebut.

Untuk meningkatkan efektivitas keberhasilan pendidikan non formal telah dilakukan berbagai evaluasi terhadap kiprah pendidikan non formal selama ini. Negara-negara yang tergabung dalam UNESCO menyimpulkan bahwa pembangunan pendidikan non formal haruslah semaksimal mungkin bersifat partisipatif, dilaksanakan oleh masyarakat itu sendiri dan peran pemerintah sebaiknya diposisikan lebih sebagai fasilitator. Hal ini terlihat dari berbagai naskah deklarasi antara lain deklarasi Jomtien, Dakar, dan sebagainya.

Salah satu upaya konkrit untuk mengimplementasikan gagasan tersebut adalah dengan mendorong dan memotivasi terwujudnya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau Community Learning Centre. PKBM bukanlah sepenuhnya merupakan suatu konsep yang baru sama sekali. Sebagai contoh di Jepang PKBM dikenal sejak tahun 1949 dengan nama Kominkan. Kominkan telah turut memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi pembangunan kemajuan masyarakat Jepang. Sampai dengan tahun 2004 diperkirakan ada sekitar 18.000 Kominkan terdapat di seluruh Jepang.

Untuk menggerakkan masyarakat agar terwujud PKBM di Indonesia, Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional merumuskan berbagai kebijakan dan program untuk mengidentifikasi dan memotivasi agar masyarakat dengan kesadarannya sendiri membentuk dan mengelola berbagai kegiatan pembelajaran bagi masyarakat sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing. Gagasan ini mendapatkan sambutan cukup baik oleh masyarakat sehingga pada awal tahun 1998 mulai dikukuhkan keberadaan berbagai PKBM di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Sebagai contoh PKBM ALPA dan PKBM Buana Mekar di Bandung, PKBM RCC Garuda di Yogyakarta, PKBM Gajah Mada di Cirebon, PKBM Pionir di Solo, PKBM Giri Mukti di Balikpapan, PKBM Dahlia di Mataram, dan sebagainya. Sejak itu, PKBM semakin dikenal luas dan mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi dari sisi kuantitas. Pada tahun 2004 sudah terdapat lebih dari 3.000 PKBM di seluruh Indonesia. Pada tahun 2006 terdapat hampir dari 5.000 PKBM di seluruh Indonesia.

sumber: DPP FK-PKBM INDONESIA