Lomba Kreatifitas Peserta didik PKBM Tingkat Propinsi Banten 2016
propinsi Banten. juara ke 2 adalah “Kompresor Mini” PKBM Bina Insan Kamil , PKBM Technosa Juara 1 melukis, PKBM Siliwangi juara 3 lomba pidato
"Cerdas Berakhlak dan Berbudaya"
Pendidikan dan pembelajaran dapat berlangsung sepanjang hayat dari mulai dalam kandungan dan setelah lahir sampai dengan tutup usia UUSPN No.20 tahun 2003 menyebutkan bahwa ada 3 jalur pendidikan: formal, non formal dan informal
Jalur PendidikanJalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Dalam UU No. 20 tahun 2003 Pasal 13 ayat 1 dinyatakan bahwa jalur pendidikan terdiri dari pendidikan formal, non-formal dan informal.
1. Pendidikan formal
Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.
2. Pendidikan non formal
Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Pendidikan nonformal paling banyak terdapat pada usia dini, serta pendidikan dasar, adalah TPA, atau Taman Pendidikan Al Quran,yang banyak terdapat di Masjid dan Sekolah Minggu, yang terdapat di semua Gereja. Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya kursus musik, bimbingan belajar dan sebagainya.
b. Sasaran
Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.
c. Fungsi
Pendidikan nonformal berfungsi mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikap dan kepribadian profesional.
d. Jenis
Pendidikan nonformal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja.
Pendidikan kesetaraan meliputi Paket A, Paket B dan Paket C, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik seperti: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, majelis taklim, sanggar, dan lain sebagainya, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.
3. Pendidikan informal
Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab. Hasil pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.
Alasan pemerintah mengagas pendidikan informal adalah:
• Pendidikan dimulai dari keluarga
• Informal diundangkan juga karena untuk mencapai tujuan pendidikan nasonal dimulai dari keluarga
• Homeschooling: pendidikan formal tapi dilaksanakan secara informal.
• Anak harus dididik dari lahir
Jalur pendidikan di Indonesia meliputi jalur pendidikan formal, nonformal dan informal. Ketiganya memiliki perbedaan yang saling mengisi dan melengkapi. Seperti sudah dijelaskan bahwa jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Karenanya pemerintah mengundangkan jalur pendidikan.
Pemerintah mengagas jalur pendidikan ini dikarenakan sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional dimana yang menjadi peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu, tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan dan pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.
![]() |
| PKBM Bina Insan Kamil, Anak Panah Cyberschool, HS Kak Seto. Sch.id |
Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut hub sekertariat PKBM Bina Insan Kamil
Gedung SDN 2 Babakan Setu Tangerang Selatan
PELIPUTAN DAN OBSERVASI GERHANA MATAHARI PADA HARI RABU, TANGGAL 9 MARET 2016 DI PLANETARIUM DAN OBSERVATORIUM DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA, JALAN CIKINI RAYA 73 JAKARTA PUSAT.
Bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam peliputan dan observasi di Planetarium dan
Observatorium akan mendapatkan fasilitas gratis:
![]() |
| Peserta Lomba Pidato yang baru tiba yaitu PKBM Bina Insan Kamil,dari Tangerang Selatan Banten |
Acara ini di hadiri oleh para tokoh masyarakat Serang banten, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, serta di ikuti peserta dari tiga propinsi yaitu (DKI Jakarta, Bekasi dan Tangsel), hampir seratus peserta hadir, mengikuti lomba dari sekolah-sekolah umum maupun Pusat Kegiatan Masyarakat (PKBM).
PKBM Bina Insan Kamil, Tangerang Selatan Banten mengirimkan lima orang siswanya untuk mengikuti acara lomba ini (23-24 Jan’16) yaitu: Mila Monika, Tri Utomo, Ahmad Shohifin, Alen Valentino, dan Imun Munawaroh
Juara Lomba Pidato siswi dari Bekasi