UPACARA PERINGATAN HARI GURU DAN HUT PGRI KE-73

Masih dalam momen memperingati hari guru Nasional, PKBM Bina Insan Kamil Tangerang Selatan, mengadakan upacara hari guru sekaligus memperingati HUT PGRI ke-73. Kegiatan upacara ini diinisiasi olek kepala PKBM Bina Insan Kamil Bapak Alamsyah, AS, SE. MM. Pada upacara kali ini, tidak hanya siswa PKBM saja yang menjadi petugas upacara, tapi ada tutor juga yang menjadi petugas, salah satunya ialah Pak Sairudin sebagai Pembaca do’a. Untuk pemimpin upacara ditugaskan kepada saudara Suyitno Siswa PKBM Paket C, dan para petugas upacara lainnya yang tidak disebutkan.

pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
amanat pembina upacara
pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
peserta upacara mendengarkan amanat pembina upacara

Pada kesempatan kali ini, Bapak Alamsyah sebagai pembina upacara menyampaikan kepada seluruh peserta upacara, agar selalu mengingat dan hormat kepada seluruh guru yang telah menyampaikan ilmunya kepada kita semua. Karena dengan jasa para guru, kita dapat memahami, mengerti segala hal, yang tadinya kita tidak ketahui, akhirnya kita tahu. Yang tadinya tidak kita pahami, karena jasa guru akhirnya kita paham. Betapa mulianya tugas para guru.

pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
tutor dan pengelola PKBM yang telah hadir dalam upacara
pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
petugas pengibar bendera merah putih
pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
Nadia, salah satu petugas upacara

Tak luput, dalam upacara kali ini ada prosesi mengheningkan cipta, mendoakan para guru-guru kita yang telah mendahului kita, dengan ilmu yang disampaikan oleh para guru, kehidupan kita lebih berakhlak, lebih berbudi.

pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
peserta upacara dari siswa pkbm yang telah hadir
pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
hormat kepada bendera merah putih
pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
pernghormatan kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara
pkbm tangsel paket a paket b paket c ipa paket c ips sekolah paket tangsel
pengibaran bendera merah putih

Lahirnya PKBM di Indonesia

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hadir di Indonesia di tengah-tengah kondisi krisis sosial ekonomi nasional pada tahun 1998. Kehadiran PKBM sebenarnya memiliki latar belakang yang cukup panjang.

Fakta menunjukkan bahwa pendidikan formal dan sistem persekolahan ternyata tidak cukup untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, tingginya tingkat buta aksara bagi orang dewasa, tingginya tingkat pengangguran, tingginya tingkat kemiskinan dan sebagainya.

Di pihak lain, kebijakan pemerintah dalam pembangunan pendidikan sangat menitikberatkan pada pendidikan formal dan sistem persekolahan. Adapun perhatian pada pendidikan non formal masih sangat terbatas. Hal ini dapat dilihat dari alokasi anggaran dan fasilitas maupun berbagai sumberdaya lainnya yang jauh lebih besar dicurahkan bagi pendidikan formal dan sistem persekolahan.

Sesungguhnya pendidikan non formal telah dikenal dalam peradaban manusia jauh sebelum adanya pendidikan formal dan sistem persekolahan. Namun pembinaan pendidikan nasional selama ini masih didominasi oleh pendidikan formal. Pembinaan pendidikan non formal dilakukan oleh pemerintah hanya melalui berbagai pendekatan proyek yang bersifat sementara dan kadangkala tidak berkelanjutan. Cakupannyapun masih sangat terbatas pada beberapa jenis kebutuhan pendidikan yang bersifat nasional. Sementara pendidikan non formal yang diselenggarakan oleh masyarakat masih bertumpu pada jenis-jenis pendidikan yang memiliki nilai komersial sehingga dapat ditarik pembayaran dari masyarakat untuk membiayai kegiatan pendidikan tersebut.

Untuk meningkatkan efektivitas keberhasilan pendidikan non formal telah dilakukan berbagai evaluasi terhadap kiprah pendidikan non formal selama ini. Negara-negara yang tergabung dalam UNESCO menyimpulkan bahwa pembangunan pendidikan non formal haruslah semaksimal mungkin bersifat partisipatif, dilaksanakan oleh masyarakat itu sendiri dan peran pemerintah sebaiknya diposisikan lebih sebagai fasilitator. Hal ini terlihat dari berbagai naskah deklarasi antara lain deklarasi Jomtien, Dakar, dan sebagainya.

Salah satu upaya konkrit untuk mengimplementasikan gagasan tersebut adalah dengan mendorong dan memotivasi terwujudnya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau Community Learning Centre. PKBM bukanlah sepenuhnya merupakan suatu konsep yang baru sama sekali. Sebagai contoh di Jepang PKBM dikenal sejak tahun 1949 dengan nama Kominkan. Kominkan telah turut memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi pembangunan kemajuan masyarakat Jepang. Sampai dengan tahun 2004 diperkirakan ada sekitar 18.000 Kominkan terdapat di seluruh Jepang.

Untuk menggerakkan masyarakat agar terwujud PKBM di Indonesia, Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional merumuskan berbagai kebijakan dan program untuk mengidentifikasi dan memotivasi agar masyarakat dengan kesadarannya sendiri membentuk dan mengelola berbagai kegiatan pembelajaran bagi masyarakat sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing. Gagasan ini mendapatkan sambutan cukup baik oleh masyarakat sehingga pada awal tahun 1998 mulai dikukuhkan keberadaan berbagai PKBM di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Sebagai contoh PKBM ALPA dan PKBM Buana Mekar di Bandung, PKBM RCC Garuda di Yogyakarta, PKBM Gajah Mada di Cirebon, PKBM Pionir di Solo, PKBM Giri Mukti di Balikpapan, PKBM Dahlia di Mataram, dan sebagainya. Sejak itu, PKBM semakin dikenal luas dan mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi dari sisi kuantitas. Pada tahun 2004 sudah terdapat lebih dari 3.000 PKBM di seluruh Indonesia. Pada tahun 2006 terdapat hampir dari 5.000 PKBM di seluruh Indonesia.

sumber: DPP FK-PKBM INDONESIA

Sekolah Kejar Paket A B C PKBM dan Homeshooling

TEMPAT PENDAFTARAN UJIAN PAKET A PAKET B PAKET C BERIJAZAH NEGARA

Tempat pendaftaran ujian Paket A Paket B Paket C berijazah Negara untuk seluruh Indonesia. Ikuti Ujian Persamaan Ujian Kesetaraan berijazah Negara.
Ujian Paket A ( Setara SD ) Ujian Paket B ( Setara SLTP SETARA SMP ) & Ujian Paket C
( SETARA SLTA SETARA SMA SETARA SMU )

 

Ijazah hasil Ujian Persamaan Ujian Kesetaraan Ujian Paket C dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ke PTN – PTS, ke Akademi dan ke Universitas Negeri maupun Swasta, ke Universitas di Luar Negeri. Penyesuaian Golongan PNS, TNI, POLRI, dll.
Dan telah terbukti / terpercaya oleh instansi Pemerintah dan Swasta.


MENERIMA  PESERTA UJIAN PAKET A, B, C

  • BEBAS USIA. USIA PESERTA TIDAK DIBATASI.
  • COCOK UNT. YANG SUDAH BEKERJA/KARYAWAN/PEGAWAI KARENA WAKTUBELAJAR BOLEH DIATUR DI LUAR JADWAL/JADWAL BOLEH DIATUR SENDIRI.
  • MENERIMA SISWA PUTUS SEKOLAH/DROP OUT/DIKELUARKAN DARI SEKOLAH
  • MENERIMA SISWA YANG TIDAK LULUS UJIAN/TIDAK NAIK KELAS.
  • IJAZAH PAKET C BISA UNTUK KULIAH.

KELAS MINGGU.
JAM BELAJAR 10.00 – 14.00.

JUGA MENERIMA PESERTA BERASAL DARI LUAR KOTA DI SELURUH INDONESIA
JUGA MENERIMA PESERTA BERIJAZAH ASAL DAERAH DARI SELURUH INDONESIA.
JUGA MENERIMA PESERTA BERIJAZAH ASAL LUAR NEGERI

PAKET PENDIDIKAN KESETARAAN

Paket A ( Pendidikan setara SD).
Paket B ( Pendidikan setara SMP ).
Paket C ( Pendidikan setara SMA ).

SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

BEBAS USIA. Usia Peserta tidak dibatasi.
PAKET A
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran*) Sudah dapat membaca dan menulis dan berhitung (CALISTUNG).
(*) Peserta boleh dari luar kota di seluruh Indonesia.
PAKET B
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran
(*) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Ijazah SD (Bisa Menyusul).
(*) Ijazah SD boleh berasal dari daerah di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima Ijazah SD berasal dari luar negeri.
(*) Juga menerima peserta dari luar kota di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima peserta dari luar Negeri (Harus WNI).
(*) Juga menerima siswa kelas 3 SMP yang ingin memiliki ijazah paket B.
Prog
(*) Mengisi Formulir Pendaftaran
(*) Menyerahkan 5 lembar Fotocopy Ijazah SMP (Bisa Menyusul).
(*) Ijazah SMP boleh berasal dari daerah di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima Ijazah SMP berasal dari luar negeri.
(*) Juga menerima peserta dari luar kota di seluruh Indonesia.
(*) Juga menerima peserta dari luar Negeri (Harus WNI).
(*) Juga menerima siswa kelas 3 SMA yang ingin memiliki ijazah paket C.

FASILITAS PENDIDIKAN
Tutorial/Pertemuan tatap muka. setiap hari MINGGU jam 10.00 – 14:00
Jam belajar bimbel  ( SELASA,  JUM’AT  jam 13:30  – 16.00)

UJIAN

Ujian diadakan 1 KALI DALAM SETAHUN ( mengikuti jadwal yang diberikan oleh  Dinas pendidikan kota Tangerang Selatan)


TEMPAT PENDAFTARAN PAKET ABC
Silahkan Hubungi Via HP, Email, atau BBM/WA
Ir. Rhino HP (0812-8468-1972)
Ibu Elis atau

 

PKBM-Tangsel
BINA INSAN KAMIL
Jln Raya Puspitek No.1 Babakan Tangerang Selatan Banten
Hubungi Sekretaria PKBM
Ibu Elis atau Telpon Ibu Yusnidar : 0853-4140-6556
Ir. Rhino HP (0812-8468-1972) 

 

  PETA LOKASI:

 

 

Untuk pendaftaran sekolah paket ABC dan informasi lebih lanjut 
hub sekertariat PKBM Bina Insan Kamil   Tangsel dengan ibu Yusnidar ( 0853-4140-6556)