penerimaan siswa baru

Panduan Pendaftaran Online

PENERIMAAN SISWA BARU
PKBM BINA INSAN KAMIL
TAHUN PELAJARAN 2021/2022

Calon peserta didik (Paket A = Setara SD, Paket B = Setara SMP, Paket C = Setara SMA) wajib melakukan pendaftaran secara online pada website: http://pkbmbinainsankamil.sch.id/ ->pilih DAFTAR ONLINE -> DAFTAR SEKARANG atau buka website pendaftaran:

Calon peserta didik Paket C dapat memilih program:
> Paket C IPA, atau
> Paket C IPS.

  • Tahapan Pendaftaran Online:
    (1). Melakukan Pendaftaran:
    > buka website: http://pkbmbinainsankamil.sch.id/login
    > pilih/klik menu: DAFTAR ONLINE
    > pilih/klik menu: DAFTAR SEKARANG!!!

penerimaan murid siswa baru kejar paket di tangerang pamulang ciputat jakarta parung

> atau buka website pendaftaran

mendaftarkan email yang masih aktif:
*pilih/klik menu: Daftar

penerimaan siswa baru sekolah paket di tangerang selatan

(2). isi form REGISTRASI PENERIMAAN SISWA BARU
> Isi data: sesuai yang diminta.
> Jika selesai, pilih/klik menu: Registrasi
Note: email dan password harap diingat/dicatat, untuk login selajutnya.

  • Melakukan verifikasi pendaftaran :
    > Buka: email Anda yang digunakan pada saat pendaftaran.
    > Cari pada INBOX (email masuk) lalu konfirmasi pendaftaran dari PKBM Bina Insan Kamil, jika tidak menemukan pada inbox, silakan cek pada folder spam di email Anda.
    > Jika sudah masuk(ada), pilih/klik: konfirmasi pendaftaran dari PKBM Bina Insan Kamil
    > Pilih/klik menu: VERIFIKASI

Note: Jika belum Pilih/klik: VERIFIKASI, maka status pendaftarannya masih status pending/tunda, maka tidak bisa melanjutkan proses login pendaftaran.
> Jika sudah, pilih/klik: VERIFIKASI

pendaftaran online pkbm sekolah paket di ciputat pamulang setu babakan serpong sengkol unpam parung

* maka selanjutnya dapat melakukan Login Pendaftaran.

  • Melakukan Login Pendaftaran :
    > setelah pilih/klik: VERIFIKASI
    > pilih/klik menu: GO TO LOGIN

> atau melakukan tahapan dari awal, yaitu:
buka website: http://pkbmbinainsankamil.sch.id/login

ketik: email yang sudah didaftarkan
> ketik: password yang digunakan pada saat daftar
(pemberitahuan melalui email)
> pilih/klik menu: SIGN IN

  • Memilih Kelas/Program Kesetaraan : sesuai kebutuhan.
    Note: ada 4 Kelas/Program Kesetaraan, yaitu:
    1. Paket A (setingkat SD/MI)
    2. Paket B (setingkat SMP/Mts)
    3. Paket C IPA (Setingkat SMA jurusan IPA)
    4. Paket C IPS (Setingkat SMA Jurusan IPS)
    > Jika sudah, pilih/klik menu: Simpan
    > Muncul konfirmasi: pilih/klik: Oke

 

  • Melakukan Pembayaran Biaya Pendaftaran:
    > Jika sudah, pilih/klik menu: BIAYA PENDAFTARAN
    * Muncul informasi biaya pendaftaran:
    * Jika perlu diprint, pilih/klik menu: PRINT RINCIAN PENDAFTARAN
    > Transfer biaya pendaftaran: sesuai informasi

Note:
– No. Rek: 050901002747561

– Nama Rekening: PKBM Bina Insan Kamil
– Nama bank : Bank BRI (Cabang BSD)

– Jumlah: Rp. 200.000,-
> Jika sudah: upload upload bukti pembayaran
* pada menu BIAYA PENDAFTARAN
> Sisipkan/masukan foto bukti pembayaran pada kotak tersebut.
* pada kota Telusuri/Browser
* (sebelumnya difoto dahulu)
> pilih/klik menu: UPLOAD

  • Menunggu Verifikasi dari Admin PKBM Bina Insan Kamil:
    > jika belum terverifikasi: harap hubungi Admin.
    * 0812-8120-4845: Alamsyah.
    * 0857-1867-0717: Ahmad Fathullah.

 

  • Mengisi: Data Diri secara lengkap.
    > Jika sudah: Terverifikasi
    > pilih/klik menu: DATA DIRI
    * Data Diri* terdiri dari:
    1. Data Umum Siswa
    2. Data Pendidikan Siswa
    3. Data Orang Tua Siswa
    4. Data Wali Siswa
    5. Data Kelahiran Siswa
    6. Data Keluarga Siswa
    7. Data Kontak Darurat Siswa
    8. Data Kesehatan Siswa
    9. Data Prestasi dan Beasiswa Siswa
    10. Pernyataan Orang Tua / Wali

 

  • Mengisi: Test Akademik secara lengkap.
    > Test akademik bukan untuk menjadi syarat penentuan penerimaan siswa baru.
  •  Melengkapi dokumen persyaratan:
    > Bukti fisik dokumen diantar langsung ke PKBM Bina Insan Kamil (karena kondisi pandemi Covid-19, alternatif via kurir instan dengan ketentuan terlebih dahulu konfirmasi kepada staff yang bertugas saat itu, bisa hubungi pak Faisal .
    > Pada saat penyerahan dokumen membuat KONTRAK BELAJAR (format sudah disediakan).
    > Operasional: setiap hari Ahad pkl. 09.00-14.00
    > Pembukaan kembali operasional PKBM Bina Insan Kamil akan diinfokan lebih lanjut.
    > PKBM Bina Insan Kamil rencananya akan membuka pelayanan setiap hari (Senin – Minggu, hari Jum’at libur), jam 08:30 – 16:30 WIB.

Note:
Jika ada kendala proses pendaftaran secara online,
Mohon menghubungi Faisal Syahrul atau Ahmad Fathullah

Atau jika ada kendala dalam proses pendaftaran dan ingin dipandu langsung, bisa langsung datang ke sekretariat PKBM Bina Insan Kamil, di Gedung SDN 2 Babakan

 

Lahirnya PKBM di Indonesia

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hadir di Indonesia di tengah-tengah kondisi krisis sosial ekonomi nasional pada tahun 1998. Kehadiran PKBM sebenarnya memiliki latar belakang yang cukup panjang.

Fakta menunjukkan bahwa pendidikan formal dan sistem persekolahan ternyata tidak cukup untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, tingginya tingkat buta aksara bagi orang dewasa, tingginya tingkat pengangguran, tingginya tingkat kemiskinan dan sebagainya.

Di pihak lain, kebijakan pemerintah dalam pembangunan pendidikan sangat menitikberatkan pada pendidikan formal dan sistem persekolahan. Adapun perhatian pada pendidikan non formal masih sangat terbatas. Hal ini dapat dilihat dari alokasi anggaran dan fasilitas maupun berbagai sumberdaya lainnya yang jauh lebih besar dicurahkan bagi pendidikan formal dan sistem persekolahan.

Sesungguhnya pendidikan non formal telah dikenal dalam peradaban manusia jauh sebelum adanya pendidikan formal dan sistem persekolahan. Namun pembinaan pendidikan nasional selama ini masih didominasi oleh pendidikan formal. Pembinaan pendidikan non formal dilakukan oleh pemerintah hanya melalui berbagai pendekatan proyek yang bersifat sementara dan kadangkala tidak berkelanjutan. Cakupannyapun masih sangat terbatas pada beberapa jenis kebutuhan pendidikan yang bersifat nasional. Sementara pendidikan non formal yang diselenggarakan oleh masyarakat masih bertumpu pada jenis-jenis pendidikan yang memiliki nilai komersial sehingga dapat ditarik pembayaran dari masyarakat untuk membiayai kegiatan pendidikan tersebut.

Untuk meningkatkan efektivitas keberhasilan pendidikan non formal telah dilakukan berbagai evaluasi terhadap kiprah pendidikan non formal selama ini. Negara-negara yang tergabung dalam UNESCO menyimpulkan bahwa pembangunan pendidikan non formal haruslah semaksimal mungkin bersifat partisipatif, dilaksanakan oleh masyarakat itu sendiri dan peran pemerintah sebaiknya diposisikan lebih sebagai fasilitator. Hal ini terlihat dari berbagai naskah deklarasi antara lain deklarasi Jomtien, Dakar, dan sebagainya.

Salah satu upaya konkrit untuk mengimplementasikan gagasan tersebut adalah dengan mendorong dan memotivasi terwujudnya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau Community Learning Centre. PKBM bukanlah sepenuhnya merupakan suatu konsep yang baru sama sekali. Sebagai contoh di Jepang PKBM dikenal sejak tahun 1949 dengan nama Kominkan. Kominkan telah turut memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi pembangunan kemajuan masyarakat Jepang. Sampai dengan tahun 2004 diperkirakan ada sekitar 18.000 Kominkan terdapat di seluruh Jepang.

Untuk menggerakkan masyarakat agar terwujud PKBM di Indonesia, Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional merumuskan berbagai kebijakan dan program untuk mengidentifikasi dan memotivasi agar masyarakat dengan kesadarannya sendiri membentuk dan mengelola berbagai kegiatan pembelajaran bagi masyarakat sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing. Gagasan ini mendapatkan sambutan cukup baik oleh masyarakat sehingga pada awal tahun 1998 mulai dikukuhkan keberadaan berbagai PKBM di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Sebagai contoh PKBM ALPA dan PKBM Buana Mekar di Bandung, PKBM RCC Garuda di Yogyakarta, PKBM Gajah Mada di Cirebon, PKBM Pionir di Solo, PKBM Giri Mukti di Balikpapan, PKBM Dahlia di Mataram, dan sebagainya. Sejak itu, PKBM semakin dikenal luas dan mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi dari sisi kuantitas. Pada tahun 2004 sudah terdapat lebih dari 3.000 PKBM di seluruh Indonesia. Pada tahun 2006 terdapat hampir dari 5.000 PKBM di seluruh Indonesia.

sumber: DPP FK-PKBM INDONESIA